top of page
Search

Bisnis Desain Interior "Start-Up Bundle"

  • Writer: Mind Entrance
    Mind Entrance
  • Aug 10, 2020
  • 3 min read

Mind Entrance- Sandy Akbar


Sekarang ini, banyak kalangan milenials dan generasi Z yang mungkin ingin mengembangkan bisnis. Mengembangkan bisnis tidak hanya sebatas di dunia kuliner saja, melainkan dapat juga memasuki bidang desain inlterior. Apasih desain interior itu? Desain interior merupakan seni atau proses untuk merancang sebuah ruangan. Rancangan dalam ruangan adalah seni atau proses merancang dalam ruangan, yang biasanya meliputi luar ruangan dari sebuah ruangan atau bangunan. Seorang perancang dalam ruangan terkadang mengkoordinasi dan mengurusi proyek-proyek sejenis (Wikipedia). Tingkat Ekonomi Masyarakat Indonesia kian meningkat Tahun demi tahun, Dan itu membuat permintaan jasa Desain Interior juga berkembang cukup pesat. Kenakan Permintaan itu juga di dorong oleh hunian yang semakin sempit sehingga perlu pengoptimasian yang bagus (Kompasiana).

Di kesempatan kali ini, Tim Mind Entrance mewawancari Qintharra U Yasiffa (Founder of @fraiche.atelier) dan Roy Azis Syamdika (Founder of @uwuproject) untuk memberi Tips Startup Bisnis Design Interior untuk kalian yang ingin mengembangkan bisnis kalian !


1. MENGETAHUI DASAR DESAIN INTERIOR

Untuk memulai bisnis di bidang bisnis interior kamu tidak perlu pengetahuan yang mendalam atau tidak harus kuliah di jurusan arsitektur. Mengetahui pengetahuan dan pengalaman bidangnya meski secara umum, persiapan secara matang, Kamu dapat memulainya dengan mengambil kursus pertukangan kayu, kursus desain, kursus marketing branding, dan lain-lain.


2. PAHAMI POLA PASAR DAN SISTEM KERJA BISNIS DESAIN INTERIOR

Jangan langsung memulai produksi jika kamu tidak mengetahui pola pasar dalam hal ini, kamu harus mengetahui bagaimana persaingan dalam lingkup ini bekerja, supplier material, permintaan dan selera konsumen. Memiliki channel yang berkaitan di bidang desain interior bisa jadi sangat penting untuk mengetahui cara kerja atau sistem menjalankan bisnis disini. Dengan memiliki kenalan supplier, jasa kirim, dan jasa tukang kamu mungkin dapat memperkecil biaya produksi dengan cara membandingkan harga dari supplier satu dengan yang lainnya dan memperkirakan ongkos jasa tukang.


3. MARKETING BRANDING

Di era industry 4.0 seperti sekarang ini tidak hanya berbekal pemahaman mengenai pengetahuan dasar, pola pasar, dan system kerja bisnis. Kamu juga perlu mempelajari marketing branding. Sebab banyak orang yang berkecimpung dilingkup bisinis ini yang sebenarnya memiliki kualitas produk yang bagus namun tidak memiliki kemampuan atau tidak tau cara memasarkannya atau bagaimana melakukan promosi online, tentu ini merupakan salah satu celah yang dapat kamu masuki. Dengan kamu memiliki kemampuan marketing branding online kamu sudah mempunyai satu bekal untuk memasuki celah kosong itu. Hal ini bisa dilakukan dengan mempelajari desain grafis, Instagram ads, facebook ads, ataupun marketplace seperti shopee, Tokopedia, dll. Ketahui sasaran pasar siapa yang akan kamu tuju sebagai sasaran produk kamu, bagaimana seleranya, seberapa besar permintaannya, dan bagaimana trendnya.


4. SIAPKAN MENTAL UNTUK KOMPLAIN KLIEN

Hampir setiap project dalam bisnis ini kamu akan berhadapan dengan berbagai macam jenis klien. Secara garis besar ada dua jenis klien yang pertama yaitu kllien yang suka ribet diawal dan ribet diakhir. Untuk menghadapinya kamu harus siap secara mental, fleksibel dan tidak membatasi revisi klien agar klien tersebut akan membeli product kamu lagi dan nantinya menjadi pelanggan loyal. Komunikasi klien sebelum saat dan setelah project dilakukan sangat penting guna meminimalisir kompalin.


5. BERANI MEMULAI

Kebanyakan orang yang ingin memulai bisnis selalu beralasan tidak punya modal, padahal modal dapat kamu dapatkan melalui teman, keluarga, dan lain-lain. Yang paling penting adalah memulai usaha kamu. Selain modal hal lain yang selalu menjadi alasan orang untuk menunda memulai bisnis adalah tidak mempunyai bakat. Padahal kamu tidak perlu bakat dibidang itu, melainkan kamu hanya perlu berlatih dan berprogres untuk menghasilkan produk yang bagus. Jangan khawatir apabila suatu saat bisnis mu sepi pembeli, karena roda akan selalu berputar dan small progress is still a progress.

 
 
 

Comments


© 2023 by The Artifact. Proudly created with Wix.com

  • Twitter
  • Instagram
bottom of page